Masih terngiang di kepala Marsha, kenyataan bahwa Indila sudah memutuskan untuk berpisah dengan Kalandra. Tidak ada lagi sentuhan fisik untuk memenuhi kebutuhan Hasrat pria tersebut? Lalu bagaimana? Apakah Kalandra menemukan wanita lain sebagai penggantinya? Siapa ya? Padahal Marsha sudah merasa nyaman dengan Indila, apalagi Indila begitu baik sampai pernah melindunginya dari amarah Kalandra. Semakin dipikirkan, semakin rancu isi kepala Marsha, sudah seperti benang kusut yang mustahil kembali diluruskan. Terlalu tiba-tiba, terlalu mengejutkan. Yang paling ditakuti itu bagaimana jika teman tidur Kalandra yang baru tidak sebaik Indila dan malah membuat kekacauan. Jika saja mereka kena sial, dan Ibu maupun Mamanya mengetahui hal ini, pasti akan semakin rumit. Indila adalah sosok model berpre

