Hiro dan Hana, ya, itu nama dua bocah tadi yang ternyata anak Kinar, adik perempuan Kalandra, yang menikah dengan seorang pengusaha Jepang yang sudah lama tinggal di Indonesia. Dua bocah itu kini kembali bermain di area kolam kecil indoor Ocean Lily Café, ditemani pengasuh mereka yang duduk di bangku rotan sambil mengawasi. Sementara itu, Ibu Rindiani duduk anggun di salah satu meja tengah, tepat di area atrium terang yang diterpa sinar sore dari atap kaca. Beliau tampak seperti patung porselen yang dibungkus aura melati dan wibawa seorang keluarga besar Galuhpati. Marsha, dengan jantung tak tentu ritme, sibuk di balik bar. Membuat kopi, memotong camilan, memastikan plating cantik sebab sama sekali tidak ada pemberitahuan Ibu Rindiani akan datang. Jadi dia harus memberikan Kesan yang bagu

