"Huh, " Naura menghela nafas, setelah lari beberapa putaran di kompleks rumahnya. Ia berlari kecil, sembari menikmati udara segar. Tiba-tiba saja, Naura di kaget kan dengan kehadiran seseorang. "Papi? Papi ngapain?" "Menurut kamu Papi ngapain?" Atmajaya malah balik bertanya kepada Naura. "Jogging pagi? Tumben," cibir Naura. "Emang gak boleh? Papi nemenin anak gadis Papi jogging?" ucap Atmajaya. Seketika Naura menghentikan langkahnya. "Kenapa? Ayo lanjut, masih jauh loh," ucap Atmajaya begitu bersemangat. Atmajaya berjalan lebih dulu di depan Naura. Sementara Naura menatap Atmajaya yang mulai jauh darinya. "Tumben banget sih? Biasanya ngajak berantem terus," ucap Naura. "Naura! Ayo!" teriak Atmajaya dari tempatnya. Naura pun tersenyum, ia segera berlari dan menyusul Papinya,

