"Eh anjing! Lo bisa diem gak sih? Ngoceh terus!" omel Rahma. "Halah sama-sama bacot juga, Ma. Masih aja protes! " sahut Dimas tidak mau kalah. "Lo bener-bener ya Dimas! Gue usir lo dari sini!" ucap Rahma sudah benar-benar emosi. "Emang ini rumah lo?" sambung Dimas tidak mau kalah. "Bukan. Tapi ini rumah Airin, sahabat gue! Kenapa emang?" "Lo gak ada hak," ucap Dimas dengan santainya. "Sialan lo!" gertak Rahma. "Ah Airin, kenapa ngajak manusia kardus kayak dia sih?" "Kan gue calon pacar Airin, jadi harus di ajaklah." "Idih, pede banget lo?! Mana mau Airin sama cowok modelan lo!" ucap Rahma meledek Dimas. "Udah deh, bikin pusing aja. Dari pada kalian adu bacot terus. Mending sini bantu gue sama Sean bawa ini ke depan. Kita mau mulai nih bakar-bakarnya," ucap Airin. Keduanya

