Naura membuka kedua matanya. Ia menatap langit-langit kamar. Tanpa sadar, Naura berbalik arah, dan ia kaget. Melihat wajah tampan di depannya. Naura menelan ludahnya sendiri. Tidak kuat melihat wajah tampan Arga. "Sesek nafas gue liat Bang Gaga..." Tiba-tiba terbesit sebuah ide. Naura mengambil guling pembatas di antara mereka. Ia langsung bergeser dengan hati-hati. "Modus dikit gak pa-pa kali... " batin Naura. Wajahnya dan wajah Arga begitu dekat. Membuat Naura bisa merasakan hembusan nafas Arga. Dengan hati-hati Naura mengangkat tangan Arga agar memeluk tubuhnya. "Mampus kan lo. Gue kerjain." Naura pun memejamkan matanya. Bersiap untuk tidur lagi. Arga mencoba untuk membuka kedua matanya. Ketika merasa sesuatu yang gerak. Ia menatap seorang perempuan yang begitu pulas dalam dekapa

