Mencari Jalan Keluar

1736 Words

Boram menghela napas saat dia berniat turun dari Bus dan hujan deras di luar belum juga reda. Untung saja dia selalu membawa payung. Jadi setelah mengambilnya dari dalam tas, membuka payungnya, Boram turun dan berjalan di jalanan becek menuju ke rumahnya. Dia tidak akan setenang ini saat berjalan sendirian di jalanan sepi dan berpenerangan remang yang merupakan jalan tercepat menuju rumahnya di bawah curahan hujan yang menderas kalau saja dia tidak tahu ada seseorang yang memang mengikutinya sejak tadi. Boram mencoba mengabaikannya lagi. Berharap kalau Sam akan berhenti dan meninggalkannya. Lagu yang dia nyanyikan tadi sudah cukup menguras emosinya. Boram masih mencoba bertahan dengan pendiriannya. Langkah kakinya terhenti saat dia melihat kaki seseorang yang menghalangi jalur jalannya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD