Samudra kesal. Tadinya dia mau mengobrol banyak hal dengan Boram sambil mengantar wanita itu pulang tapi apesnya lelaki bernama Arbian itu datang dan main tarik aja sampai Rei yang nongol dan mengantar Boram pulang. Dia nggak masalah sih karena dia lebih merasa aman kalau Rei dan Aron yang mengantar Boram sampai rumah bukannya si Arbian itu. Samudra duduk di kursi halte yang hanya terisi beberapa orang sedang menunggu bus. Ada banyak penjelasan yang ingin dia sampaikan ke Boram terutama ingin tahu pendapatnya tentang pernampilannya tadi. Jujur saja, dia sempat nerveous banget saat akan menyanyikan lagu itu. Lagu dari lubuk hatinya yang terdalam. Padahal sejak Pak Rei mengatakan kalau Boram akan bekerja di café tempatnya bekerja, Samudra sudah menyiapkan diri untuk kejutan ini tapi di

