Berdetak untuk Seseorang

1407 Words

Boram mengunci rumahnya dalam dua kali putar lalu meletakkannya di dalam tas dan berjalan keluar rumah. Senin pagi, Boram pergi ke sekolah lebih cepat. Meski tanpa tenaga pergi ke sana tapi dia tidak punya pilihan lain. Semalaman dia berpikir, apa memang yang dilakukannya dengan Sam itu salah? Apa perasaan yang dia miliki untuk bocah lelaki itu tidak dibenarkan? Dia sendiri tidak pernah tahu kenapa hatinya memilih Samudra untuk persinggahan selanjutnya. Kalau bisa menghindar mungkin sudah dia lakukan tapi tetap saja samudra ada di dalam pikirannya. "Iya, masa ya tadi malam ada ribut-ribut." "Hah, apaan ? Duh aku ketinggalan berita ya." "Ih, itu loh Bu Boram. Dua hari kan nggak ada di rumah tuh. Gelap rumahnya. Eh pada mau tahu nggak sebenarnya dia kemana?" "Loh kemana?" "Pacara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD