Ratu membuang begitu saja beberapa batang coklat yang tadi diberikan cowok yang sudah sejak lama mengganggunya. Coba kalau ada Sam, maka cowok itu tidak akan memunculkan wujudnya dan memberinya banyak perhatian seperti ini. Cowok itu menghela napas melihat coklat itu kembali berakhir di tempat sampah. "Elo nggak kapok-kapok juga buang-buang uang beli beginian hanya untuk masuk ke tong sampah?" desis Ratu kesal. "Sudah berapa kali gue bilang kalau gue akan tetap melakukannya sampai lo mau menerimanya." Ratu melipat lengannya di d**a dan mendengus. "Elo gila!!!" Cowok itu berdecak, berdiri bersandar di dinding perpustakaan, "Elo lebih gila lagi? Menikah setelah ujian kelulusan? Sama Samudra?" Ratu tersenyum bahagia. Cowok itu jelas kesal setengah mati. "Kalau elo sudah tahu seharusnya

