"Bu Boram sering-sering datang ke sini ya buat ngajarin Alan." Anak lelaki yang sedang menutup lembaran buku tulisnya setelah selesai mendapatkan perlajaran tambahan dari Boram menatap penuh harap. "Maaf ya kalau kemarin Ibu tidak bisa datang ke sini untuk ngajarin Alan tapi ke depannya, Ibu akan usahakan untuk rutin bantuin Alan belajar matematika," kata Boram lembut disertai senyuman tulus. Alan mengangguk, "Nggak apa-apa. Nanti biar Om Arbian aja yang jemputin Ibu biar cepat sampai di rumah Alan." Boram tertawa. "Pastikan nilai ulangan kamu bagus minggu depan supaya Mama tidak terus ngomel-ngomel." "Oke Bu," katanya dengan senyuman lebar menampilkan deretan gigi putihnya. "Alan." Alan menoleh saat seseorang memanggilnya dan menemukan Om Arbian-nya berjalan mendekat. "Sudah seles

