Kisah Milik Alka

1545 Words

Boram terdiam membeku saat Arbian perlahan mendekatkan wajahnya. Seharusnya Boram menghindar tapi ada hal lain yang sempat-sempatnya dia pikirkan di saat ada seseorang yang berniat menciumnya. Memikirkan kenapa Arbian tidak bisa menerima begitu saja keputusannya. Entah harus berapa kali dia menegaskan kalau Boram tidak memiliki perasaan apapun untuknya. Sekeras apapun Boram mencari alasan masuk akal kenapa sampai bisa seperti itu padahal jelas Arbian lebih dari Sam. Yang Boram tahu saat ini hanyalah, dia tidak menemukan perasaan berdebar yang membayangi ketika mereka duduk berdua berhadapan seperti ini bahkan saat Arbian akan menciumnya, berbeda saat dia bersama dengan Almarhum Mas Kelana dulu yang meskipun selalu menghabiskan banyak waktu berdua sampai menjadi suami istri tapi selalu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD