Kelegaan Sam

1269 Words

"Pak, saya mencintainya." Jery yang baru saja duduk di balik meja kerja kepala sekolah langsung ternganga mendengar perkataan Boram. "Kamu—" ucapnya dengan terbata. "mencintai Sam?" Boram mengangguk. Duduk tegak di kursinya seraya meremas kedua tangannya di bawah tatapan tidak percaya Pak Jery. Meski khawatir, gelisah dan tidak tahu apa tanggapan beliau saat mengetahui bagaimana perasaannya tapi Boram merasa tetap harus mengatakannya. "Saya tahu mungkin bapak akan beranggapan kalau saya ini terlalu kelewat batas karena menyukai cowok SMA seperti Sam tapi" "Tidak Boram. Tidak seperti itu," selanya membuat Boram terdiam. "Saya tadi hanya kaget karena tiba-tiba kamu mengungkapkannya segamblang itu walaupun saya sudah bisa menebaknya." "Maafkan saya." Boram merundukkan kepalanya. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD