Sebuah Kejujuran

1645 Words

Jam bimbingan hari ini berakhir dengan baik. Bella merapikan buku pelajarannya dan memasukkan semua ke dalam tasnya. Rey yang duduk di sampingnya juga terlihat melakukan kesibukan yang sama. Rey sesekali menatapnya dan tersenyum tak bisa dipahami. "Duluan ya," ucap Bella yang beres lebih awal. Rey mengangguk lalu tersenyum. Bella segera berlalu dan pergi menuju parkiran. Dia melihat Albert sudah berdiri di depan mobilnya dan tersenyum saat dia muncul. "Kakak belum pulang?" tanya Bella. "Aku nungguin kamu," jawabnya. "Kenapa harus di tungguin? Bella kan bisa sendiri," jawabnya. "Mana bisa gitu, kan perginya bareng, pulangnya juga harus bareng dong," ucap Al sambil membuka pintu penumpang. "Peraturan dari mana?" ucap Bella. "Udah, masuk aja, keburu sore." Ucap Albert. Bella pun menuru

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD