Waktu berlalu dengan cepat hari berganti dengan cepat, tidak aka nada yang menghiraukan, tidak ada yang peduli kecuali mereka yang begitu menghargai waktu, menganggap waktu adalah satu-satunya yang paling brharga di dunia ini sampai tidak ada yang membelinya bahkan uang sekalipun. Gisna tampak menikmati kkn-nya di sebuah perusahaan yang tidak terlalu besar di Tasikmalaya. Ia sampai lupa dengan masalah yang telah menjeratnya. “Gisna!” Panggil seseorang membuat Gisna yang keluar dari ruangannya, ruangan khusus para mahasiswa yang melakukan kkn. Gisna tersenyum dengan sopan dan sedikit canggung, pasalnya yang memanggilnya bukan sekedar rekan mahasiswanya melainkan senior di perusahaan itu, karyawan yang memandu kegiatan kkn-nya. “Oh, iya Bang Sony!” Jawab Gisna memutar balik langkahnya, l

