bagian 77 - Pengakuan.

1551 Words

"Gimana, Mas?" tanya Fiona setelah terdiam cukup lama. "Ya ... temui saja, siapa tahu ada masalah penting," jawabku setenang mungkin. Biar bagaimana pun, Daniel itu masalalu Fiona. Tentu saja aku tidak nyaman dia datang menemui istriku. "Suruh masuk kesini, atau diluar Mas?" Fiona bertanya lagi. Aku terdiam, menimbang ucapannya. "Permisi ..." suara laki-laki terdengar dari luar. Aku dan Fiona refleks menoleh kesumber suara. Terlihat Daniel sudah ada di belakang Firman, mengangkat sebelah tangannya dengan senyum canggung. "Eh ..." Fiona menatapku, rautnya jelas sekali merasa tak nyaman melihat kehadiran Daniel yang tiba-tiba. Aku mengangguk kearahnya, meyakinkan semua akan baik-baik saja. "Masuk, Pak." ucapku pada Daniel. Daniel menganggukkan kepalanya lalu masuk ke dalam ruangan.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD