Bagian 105 - Masih Gatal

1766 Words

Dua hari menginap dirumah sakit, akhirnya aku beserta bayi mungil ini diperbolehkan pulang. Ayah begitu semangat, senyum tak pernah hilang dari bibirnya. "Jagoan Ayah ... mari kita pulang," ucap Ayah dengan wajah sumringah, sambil menimang bayiku. "Yah ... perlu memakai jasa beby sister tidak?" tanyaku. "Tidak perlu ... Ayah siap menjadi beby sister untuk jagoan ini," kelakar Ayah dengan tawa bahagia. Aku tersenyum lucu, melihat Ayah yang biasa tegas dan garang. Kini berwajah lembut dan bersahabat didepan cucunya. "Bayinya ganteng sekali, Non." ucap Bik Ijah sambil memandangi bayiku yang ada digendongan Ayah. "Iya, Bik." sahutku seraya tersenyum. Setelah menyelesaikan bagian adminitrasi Mas Yasir mengemas barang, kami siap untuk pulang kerumah. Bik Ijah mendorong kursi rodaku. Mas Y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD