Devan sampai rumah dengan selamat, terlihat sangat jelas dari percakapannya dengan James tadi, bahwa ia sangat mencintai Kayla dengan tulus. “Sepertinya aku tidak perlu mengkhawatirkan apa-apa sekarang,” gumam Devan sembari membuka pintu masuk. “Dev!” teriak Kayla menghampiri suaminya yang baru sampai rumah. “Bagaimana rapatnya?” tanyanya. Devan menghela nafas lelah, ia menjelaskan bahwa rapatnya baik-baik saja, mungkin Devan akan pergi ke luar negeri untuk mengurusnya. “Kau akan pergi lagi? Tapi berjanjilah padaku untuk pulang dengan selamat,” lirih Kayla seakan mengetahui sesuatu. Tidak, sebenarnya yang dikatakan Devan adalah bohong, ia akan menjaga Kayla sampai durasi hidupnya habis. Devan tersenyum sembari berkata, “aku bohong, tentu saja aku tidak akan pergi jauh darimu lagi.” Tiba

