Iel mencuri pandang ke arah Nada yang tengah sibuk dengan es krimnya. Gadis itu bahkan tidak menyadari sama sekali kalau pandangan Iel tak lepas darinya. Sepertinya, es krim lebih menarik untuk Nada pada saat ini. "Enak banget, ya?" Akhirnya, Iel bersuara dan membuat Nada menoleh ke arah lelaki itu. "Hm... Iel mau?" sahut Nada lucu. Iel hanya menggeleng dan tertawa kecil sebelum mengusap sudut bibir Nada yang terdapat bekas es krim di sana. Nada yang mendapat perlakuan itu langsung mengambil ponselnya untuk mengecek apakah ia makan es krim dengan berantakan dan masih adakah bekasnya? "Iya, aku percaya deh es krimnya enak. Kamu aja sampe belepotan gitu makannya." "Makasih, Iel." "Sama-sama, Nada." Iel mengusap puncak kepala Nada. Lelaki itu ingin melanjutkan perkataannya. Tetapi, se

