"Iel..." Lelaki yang tengah fokus dengan laptop di pangkuannya itu menghentikan aktivitasnya dan menoleh ke arah Nada. "Iya, Nad. Kenapa?" Bukannya menjawab, Nada malah menggeleng dan tertawa. ia hanya sengaja menjahili Iel yang tampak begitu fokus pada pekerjaannya. "Kamu ini, ya." "Sorry. Abisnya kamu serius banget." "Sebentar ya, Nad. Ini tinggal submit, kok." Hari ini, Iel memang sengaja menyelesaikan urusan pekerjaannya di rumah Nada. Katanya agar Nada tidak bengong sendiri di rumah. Padahal, Nada masih punya banyak novel yang akan ia baca. Dua jam sudah mereka saling diam karena sibuk dengan kegiatan masing-masing. Tetapi, tiba-tiba saja ide jahil melintas di kepala Nada dan membuatnya memanggil sang kekasih yang lima menit sebelumnya ia tatap. Iel tampak begitu tampan kalau

