45. Moving on

1113 Words

Hari ini, Nada mulai mengurus berkas-berkas untuk masuk ke perguruan tinggi. Ia harus mulai membiasakan diri dengan kenyataan yang ada dan mulai menata hidupnya kembali. Nada berkali-kali melirik foto dirinya dan Kevand yang berada di atas nakas saat mengurus berkasnya. Ia benar-benar harus meneruskan mimpinya sendiri. "Nad, ada Iel." Nada yang tengah termenung itu dikejutkan dengan ketukan di pintu kamarnya. Sang ibu mengatakan kalau kekasihnya datang. "Iya, Ma. Sebentar." Setelah mengganti pakaiannya, Nada langsung menemui Iel. Ia agak merasa bersalah karena ternyata Iel sudah mengirimkan pesan kepadanya kalau lelaki itu akan pergi ke rumahnya. Tetapi, karena pesannya tidak Nada baca, Iel jadi harus menunggunya bersiap. Sebenarnya, semalam Iel sudah bilang kalau lelaki itu akan men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD