Lanjut Sekolah

1384 Words

“Ibu … cepatan tolong aku ….” Teriakan Wengi membuat Wati berlari secepat mungkin, dia tidak mau sesuatu yang buruk terjadi pada buah hatinya. Satu-satunya bukti cinta dia dan suami yang tersisa. “Ibu … tolong …,” teriak Wengi lagi. Wajahnya meringis merasakan rasa sakit. Entah bagaimana sebabnya rambut panjang Wengu terkait di kawat jemuran saat dia sedang mengangkat jemuran baju. Hanger jemuran yang terbuat dari kawat tergulung di rambut hingga begitu susah dilepaskan. Tangannya masih berusaha melepaskan satu persatu rambut yang tersangkut. Namun, semakin dia memaksa, semakin rasa sakit begitu terasa hingga dia memilih untuk menunggu Wati datang meskipun di tangan kirinya ada setumpuk pakaian bersih yang baru dia angkat. Begitu sampai di halaman belakang, Wati langsung mengambil p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD