Nathan - 36

2073 Words

Anya telah bersiap untuk pergi keluar beberapa saat untuk membeli semua keperluan dirinya dan Nathan. Dengan mengenakan celana jins dan tshirt serta sepatu kets Anya menyambar tas selempangnya. Anya meninggalkan kamar dan mendapati Nathan yang duduk di balik piano seorang diri. Denting piano terdengar sayup-sayup, La Faye yang tampak sepi, jauh dari keramaian seperti hari biasanya. Anya menyapukan pandangan manik birunya ke setiap sudut ruangan. Berjalan ke arah Nathan. “Kenapa sepi sekali? Kemana mereka?’ tanya Anya bingung dengan keheningan yang terjadi hari ini. Biasanya selalu ada sepasang suami istri berusia lanjut yang menghabiskan waktunya dengan minum secangkir teh sambil menikmati permainan piano. Hari ini Anya tak melihat mereka. Para karyawan yang berjalan monda-mandir juga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD