BAB 22

1384 Words

Aroma kayu pinus terasa menusuk di Indra penciumannya. Wangi dedaunan dan bau anyir yang menjadi satu. Tak ada suara. Hanya ada keheningan, kesunyian yang hanyut dalam suara pepohonan yang terdengar menembus Indra pendengarannya. Elena merasakan kepalanya terasa begitu pening. Elena mencoba membuka matanya tapi tidak bisa. Seolah sesuatu menahan kelopak matanya agar tidak terbuka. Elena mencoba untuk menarik sesuatu yang menutupi matanya namun, kedua tangannya terikat di belakang tubuhnya. Seketika itu juga Elena dilanda rasa panik. Elena mencoba menarik-narik tangannya yang terikat dengan kencang. Ia mendongak berusaha untuk berdiri. Namun kedua kakinya terikat. Suara tawa seseorang membuat tubuhnya terkesikap. Tubuh Elena seketika membeku. Ia pikir dirinya hanya sendirian di dalam ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD