BAB 23

1091 Words

Setetes darah segar yang berada di sudut bibirnya, terasa perih menyengat. Elena terduduk dengan wajah tertunduk.Ia merasa tubuhnya sakit semua. Apalagi setelah terjatuh barusan dengan kursi yang ia duduki. Elena mulai takut. Hal ini akan menyakiti bayi yang berada di dalam kandungannya. Elena sedang sendirian, ia tidak tahu dimana dia saat ini. Tapi ia dapat mendengar suara air dari arah belakangnya. Langit yang semula terang kini sudah mulai kehilangan cahayanya.Elena menggerakan sedikit tubuhnya. Rasanya sungguh sakit. Ia beralih mencoba untuk merenggangkan ikatan yang berada di tangannya. Elena harus terbebas dari sini. Dia harus. CEKLEK// Tiba-tiba pintu di hadapannya terbuka. Sam berdiri di sana dengan senyum jahatnya yang terlihat licik. Dia jelas orang jahat dilihat dari caranya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD