Kamis petang. Aku melihat jam tangan, jarumnya hampir menunjuk angka 6. Setelah berhasil menembus padatnya jalanan diiringi rintik gerimis dan jalanan yang basah, akhirnya aku tiba di depan sebuah rumah. Turun dari taxi, tanpa menunggu lama aku bergegas membuka pintu pagar dan berjalan dengan langkah panjang ke arah pintu. Seperti biasa, pintu tak dikunci. Aku langsung masuk setelah mengucapkan salam. "Adek????" suara Ibu terdengar terkejut ketika melihatku berdiri di depan beliau. Aku tersenyum dan meraih tangan Ibu untuk kucium. "Kok nggak bilang kalau pulang???? Tunggu, ini belum masuk liburan kan??" tanya Ibu setelah memeluk dan menciumi pipiku. "Enggak Bu, aku pulang soalnya hari ini cuma ada kuliah pagi, sama besok kebetulan nggak ada kuliah." "Terus berapa lama ini adek pulan

