Acara pembukaan resto berjalan dengan begitu lancar. Valdo selalu mengajak Qiana kemanapun dia melangkah, menggenggam tangannya saat menemui beberapa rekan bisnisnya, memperkenalkan Qiana sebagai istrinya. Membuat Qiana nyaman berada di acara tersebut. Hingga suasana sudah lebih santai. Mereka duduk di kursi dimana Valdo tengah fokus dengan ponselnya sedangkan Qiana makan. "Valdooo!" Panggil seorang perempuan dengan suara cukup keras yang berhasil membuat Qiana dan Valdo menatapnya. "Selamat ya. Gila! Fix! Makin kaya aja lo!" Perempuan itu meninju lengan Valdo. "Gak lebih kaya dari lo, lah" Perempuan itu mengibaskan tangannya "bohong banget lo!" "Oh iya, kenalin. Ini Qiana, istri gue" Valdo merangkul Qiana. "Baju gue!" Pekik perempuan itu salah fokus. "Eh maaf. Aku Susan, salam kena

