Cia sedang menonton televisi sambil bersantai ketika darah keluar dari hidungnya, dengan sigap Cia mengambil tissue lalu sedikit membungkukkan tubuh agar darah itu berhenti keluar. Setelah dia memijit ujung hidungnya darah itu berangsur-angsur berhenti. Dia mengernyit heran, kenapa dia bisa mimisan? Padahal selama beberapa hari ini dia tidak beraktifitas berat dan ini adalah kali pertamanya dia mimisan. Cia melihat pantulan wajahnya di kaca dikamar mandi, dia mengehembuskan napas panjang sampai berembun membuat pantulannya sedikit memburam. Tiba-tiba seperti sebuah palu menghantam kepalanya membuat Cia menggeram menahan sakit, dengan tertatih dia berjalan menuju kamarnya. Ada apa ini? Apakah efek dari ledakan itu mulai menyerang tubuhnya? pikir Cia keras. Tapi tidak mungkin, seharusnya j

