Chapter 27

1012 Words

            Hilya yang baru saja keluar dari toilet dan sedang menatap pantulan wajahnya di cermin yang ada di depan toilet, menoleh saat mendengar suara pintu dibuka. Senyuman tercetak di bibir tipis gadis itu.             Orang yang baru saja masuk itu ikut berdiri di samping Hilya, membalas senyuman sang peri Almo dari pantulan cermin.             "Tadi malam hujan ya, Lya. Lo nyenyak tidurnya?" Resty bertanya, membuat kerutan kecil tercetak di kening Hilya.             Segera, gadis yang sedang melepaskan ikatan rambutnya itu tertawa renyah. "Nyenyak, banget malah."             Resty ikut tertawa kecil, mencoba mencari kebohongan dari sorot mata gadis di sampingnya. Namun, sepertinya gadis itu memang jujur.             Jawaban Hilya yang jujur atau pertanyaan Resty yang meleset da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD