Part 27

839 Words

Mahesa memandang Lila yang tertidur sambil mendekap Arza. Anak lelakinya itu terlihat tidur dengan nyenyak sambil tersenyum. Biarlah hari ini dia mengalah pada pria kecil disampingnya ini. Arza sudah sangat lama menginginkan seorang ibu yang benar - benar menyayanginya. Perlahan Mahesa turun dari pembaringan menuju ke toilet. Dia harus mendinginkan sesuatu yang tiba - tiba bergejolak. Mahesa menyiram kepalanya dengan air dingin, menikmati tetes demi tetes air yang mengalir. Dia terbelalak, memandang ke arah perutnya. Sebuah tangan melingkar, memeluknya dari belakang. " Kenapa mandi malam - malam?." Tanya Lila sambil menempelkan pipinya ke punggung Mahesa. Mengalihkan pandangan dari bagian bawah tubuh Mahesa. " Apa harus dijawab, sayang?." Ucapnya lirih. " Arza sudah dibawa ibu ke ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD