Aldric mendengus melihat Sena yang asik nonton tv sementara kedua anaknya sedang tertidur. Saat ini Sena sedang nonton channel seperti kemaren. Mas Al. Aldric rasanya kesal sekali melihat Sena yang fokus ke televisinya. “Orang jelek kek gitu aja disukain coh.” Ejek Aldric. Sena tak memperdulikannya. Aldric dengan iseng pun mematikan televisinya. Sena kesal melihatnya ia lalu memukulli punggung Aldric. Aldric menarik lengan Sena, ia lalu memeluknya erat. Sena berusaha melepaskan pelukan Aldric. “Lepasin nggak.” “Nggak mau!!” “Aldric lepasin ... Usil banget sih!” Omelnya. “Biarin .. Salah siapa nyuekin aku.” “Al ...” “Masa kamu panggil dia Mas. Aku nggak kamu panggil gitu?” “Ya kan aku manggil kamu sayang gimana sih.” Aldric tersenyum mendengarnya. Ia melepaskan pelukannya. “S

