“Elias sini.. Papa pakein baju.” Kata Aldric ke putra bungsunya yang keluar dari kamar mandi dengan handuk yang menyelimutinya. Tak terasa putranya sudah berusia 4 tahun.Elias tertawa lalu meloncat ke arah Aldric. “Nanti jatuh. Jangan loncat.” Kata Aldric yang kini berjalan menghampiri putranya. Aldric menggendongnya membawanya mendekat ke tempat tidur. Aldric melepaskan handuknya. “Elias ... Jangan guling-guling. Sini papa pakein baju.” “Tu tan Ias Papa.” Katanya dengan tertawa kecil. “Aduh .. Maaf Elios. Papa kira Elias tadi.” Katanya. Putranya itu menganguk. “Elios sini.” suruh Aldric. “Ku Ios Papa.” Kali ini suara anak kecil dari belakang yang mengatakannya. Aldric berbalik. Ia melihat putranya yang yang berada di gendongan istrinya. Tak lama anaknya yang berada di depannya te

