Perempuan di Bangku Rumah Sakit 2

1035 Words

Pintu kamar Pak Sigit terkuak. Sarah melongok keluar dan bersitatap dengan Daniel. "Apa ada pasien meninggal, Mas?" tanya Sarah lirih. "Sepertinya begitu, Mbak," jawab Daniel sambil memandang ke arah sumber suara. "Innalilahi wa innailaihi rojiun," ucap Sarah pelan. Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya lah kami kembali. Setelah mengangguk sejenak pada Daniel, Sarah kembali menutup pintu kamar. Daniel menunduk dalam hening. Kematian itu ada dan menjadi hal yang wajar. Menjadi batas titik akhir hidup manusia. Karena hidup pasti berujung. Entah kapan datangnya, tapi itu pasti. Alam semesta mempunyai siklus. Hidup seperti roda yang berputar, terkadang di bawah, kadang berada di atas. Seperti halnya Daniel. Membujang, menikah, dan sekarang kembali sendiri. "Mau nggak kukenal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD