Di Antara Dua Pilihan - Harapan Baru Bocah perempuan itu kembali bermain menyusun puzzle-nya. Kalau ditanya tentang ayahnya, Fatimah akan bilang tidak tahu atau hanya diam seperti itu. Sebenarnya dia sedih, kenapa tidak memiliki ayah seperti teman-temannya yang lain. Namun jika bertanya pada sang bunda, jawabannya tetap sama. "Ayah nggak tinggal sama kita lagi, Fatim. Rumah ayah jauh banget dari sini." Daniel merasa kehidupan gadis kecil itu tidak berbeda jauh dari anak-anaknya. Korban broken home. "Namamu siapa?" tanya Daniel dengan nada lembut. Khawatir kalau bocah itu akan pergi karena takut. Ia masih ingat kata-kata ibunya anak itu tadi malam. "Fatimah, Om," jawab gadis kecil itu seraya memandang Daniel. Sorot mata yang penuh kerinduan akan sosok seorang ayah. "Hmm, nama yang ba

