VJG 21

1062 Words
Venus menatap kearah depan nya dimana ballroom  luas yang mereka tempati sebagai tempat resepsi kini sudah dipenuhi oleh tamu undangan yang jumlahnya entah mencapai berapa ratus orang namun Venus selama berdiri lebih dari 3 jam menyambut para tamu rasanya orang-orang tersebut tidak henti-hentinya berdatangan membuat Venus bahkan merasa jika wajahnya sangat kaku karena harus menampilkan senyuman untuk menyambut mereka, pandangan Venus kemudian teralihkan kepada Galaxy yang kini mengelus punggung tangannya dengan lembut  " Kau ingin sesuatu, mau aku ambilkan makanan? " tanya Galaxy membuat Venus menggelengkan kepalanya Entahlah malam ini Bahkan dia tidak berminat untuk makan apapun padahal biasanya untuk masalah makanan Venus akan sedikit antusias tapi melihat begitu banyaknya tamu yang hadir di hadapannya membuat kepala Venus rasanya berputar “ saat ini aku tidak ingin apa-apa, aku hanya ingin minum saja “ ucap Venus membuat Galaxy akhirnya mengangguk setelah itu memanggil salah satu pelayan untuk mengambilkan minum setelah itu memberikan kepada Venus "kenapa “  tanya Galaxy ketika melihat wajah Venus ya sedikit tidak bersahabat membuat Venus akhir nya memaksakan senyumnya karena tidak ingin membuat suaminya tersebut merasa khawatir  “baiklah  Aku tidak bohong kaki ku rasanya benar benar sudah kebas karena selama 3 jam terakhir ini rasanya orang-orang tidak berhenti untuk berdatangan” ucap Venus  membuat Galaxy mengulurkan tangannya setelah itu mengelus Sisi wajah Venus dengan lembut  "kau ingin kembali ke kamar terlebih dahulu?" Tanya Galaxy membuat Venus langsung membalas tatapannya “ apa tidak apa-apa?” Tanya Venus membuat Galaxy langsung memberikan senyum hangatnya “ tidak apa-apa aku akan mengurus Mereka lagi paling sebentar lagi acaranya juga selesai "ucap Galaxy membuat Venus akhirnya memasang senyum lega nya "la Baiklah kalau begitu aku akan ke kamar terlebih dahulu" Jawab Venus setelah itu Galaxy memanggil beberapa pelayan wanita untuk mengantar Venus ke kamar yang sama dengan hotel tempat resepsi pernikahan mereka diadakan, akhirnya Venus bisa bernafas lega ketika dirinya sedang mendudukkan dirinya tepat di sisi tempat tidur membuka heels yang sedari tadi membuat kakinya benar-benar terasa lecet, Venus sesekali memijat betisnya yang terasa pegal setelah itu mulai berjalan ke arah  kaca besar yang memperlihatkan bagaimana diri nya saat ini memakai gaun, yang bahkan beratnya melebihi setengah berat tubuhnya membuat Venus hanya bisa menghembuskan nafas panjangnya setelah itu mencoba untuk melepaskan gaun yang melekat pada tubuh indahnya tersebut. Venus benar-benar merasa sesak memakai gaun tersebut selama tiga jam terakhir apalagi melihat riasan wajahnya dan juga aksesoris yang berada pada rambut nya yang membuat p***s Sepertinya harus menghabiskan sedikit waktu lagi sebelum dia beristirahat, Venus kemudian mengalihkan pandangannya ketika hendak mencari di mana kopernya berada yang terletak di sisi  tempat tidur mengeluarkan beberapa baju untuk dia kenakan namun gerakan Venus terhenti, Venus teringat bahwa malam ini tentu saja adalah malam pertama mereka membuat Venus bingung harus memakai gaun tidur seperti apa, apa gaun tidur yang biasa dia pakai gaun tidur sederhana atau gaun tidur yang sebelumnya dia beli di toko online di mana gaun tidur yang sedikit terbuka namun detik berikutnya Venus benar-benar memerah ketika membayangkan dirinya memakai gaun tidur tipis tersebut sedetik kemudian Venus menggelengkkan wajahnya memilih untuk memakai gaun tidur seperti biasanya. setelah selesai dengan gaun dan pakaian nya  Venus beralih pada riasan wajahnya, pertama venus mulai menghapusnya satu persatu membuat kulit nya akhirnya bisa bernafas dengan bebas setelah hampisr empat jam terakhir  karena tebalnnya riasan  makup yang mereka tempelkan pada wajahnya meskipun riasan nya masih terlihat natural tetapi tetap saja yang namanya riasan menutup sebagian pori-pori kulitnya membuat kulitnya bahkan sepertinya sulit untuk bernafas. Venus harap esoknya dia tidak akan berjerawat Untuk itulah Venus bergegas ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya Venus kemudian melirik ke arah jam  yang berada di atas bakas yang sudah hampir menunjukkan tengah malam, Venus tidak menyangka persepsi pernikahan nya akan memakan waktu selama ini apa mungkin karena banyaknya tamu yang datang membuat Galaxy harus tertahan di sana sedikit lama pikir Venus lalu apa dirinya tidak apa untuk mengistirahatkan tubuhnya sejenak sambil menunggu Galaxy pikir venus yang akhirnya merebahkan tubuhnya di atas kasur King size di dalam hotel tersebut yang di mana sudah disiapkan oleh pihak hotel sebagai kamar pengantin Mereka, banyak bunga mawar yang bertaburan di sekitarnya dengan lilin aroma terapi membuat Venus menarik sudut bibirnya entah karena benar-benar merasa lelah Rasanya baru saja venus merebahkan tubuhnya Dia sudah tertarik ke alam mimpi bahkan saat Galaxy masuk ke dalam kamar sepertinya Venus tidak menyadari kedatangan suaminya tersebut. Galaxy berjalan perlahan ke sisi tempat tidur melihat Venus yang tidur dengan nyenyak membuatnya menarik sudut bibirnya Galaxy tidak berniat untuk membangunkan Venus saat ini dia memilih untuk mengganti jas yang dia kenakan terlebih dahulu setelah itu membersihkan dirinya tidak membutuhkan waktu lama Galaxy sudah siap dengan setelan tidurnya kemudian menatap kearah jam yang sudah hampir jam 1 malam membuat Galaxy akhirnya tidak menunggu lama lagi mengikuti Venus naik ke tempat tidur melihat Venus tertidur dari jarak terdekat membuat Galaxy tidak henti-hentinya menarik sudut bibirnya melihat tidur nyenyak istrinya tersebut membuat Galaxy  mengulurkan tangannya dan mengelus sisi wajah Venus dengan lembut “  Sepertinya istriku ini kelelahan "ucap Galaxy membuat Venus sedikit menggerakkan wajahnya karena merasa terganggu dengan elusan tangan Galaxy membuat Galaxy akhirnya menarik kembali tangan tersebut Entah kenapa malam ini rasa kantuk tiba-tiba saja tidak menghampirinya padahal dari pagi dia sudah sangat lelah karena mengikuti acara pemberkatan pernikahan dan juga resepsi pernikahan membuat Galaxy normalnya akan langsung terlelap seperti Venus tapi karena sugesti malam pertama yang melintas di pikirannya membuat Galaxy sepertinya enggan untuk memejamkan mata dan dirinya pun tidak tega untuk membangunkan Venus membuat Galaxy akhirnya hanya memeluk istrinya tersebut menariknya lebih dekat lagi mencium aroma Venus dalam-dalam, aroma yang selama ini membuatnya selalu tenang. Galaxy  lagi lagi menampilkan senyum bahagianya dirinya tidak tahu dalam sehari ini sudah berapa ratus kali dia tersenyum lebar untuk menyambut tamu karena merasa bahagia akhirnya bisa hidup berdampingan dengan wanita yang selama ini paling mengerti dia, Galaxy benar-benar sudah tepat memilih wanita untuk dijadikan seorang pendamping seperti Venus, dia adalah wanita yang selalu mengerti apa yang dia rasakan dan juga dia inginkan selain rasa sayangnya dari dulu kepada Venus yang akhirnya berubah menjadi rasa cinta tidak terhitung besarnya membuat Galaxy semakin mengeratkan pelukannya membuat Venus sedikit terganggu dari tidurnya yang akhirnya membuatnya perlahan membuka mata membuat Venus sedikit membulatkan matanya karena tidak menyadari bahwa Galaxy sudah tidur disampingnya "apa aku membangunkanmu?" Tanda Galaxy membuat Venus hanya bisa mengerjapkan matanya tiba-tiba saja mulutnya terkunci rapat dan tidak bisa menjawab pertanyaan dari suaminya tersebut. 
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD