11. Game On

2386 Words

    Tangan Anya terkepal di bawah sana. Ia menatap tanpa takut pada Je. Walaupun pria itu sudah menghinanya habis-habisan, Anya tidak mau mundur. Jika Je menganggap semuanya ini adalah permainan, maka Anya akan mengikuti permainan Je dan ia juga tidak mau kalah.      Jika semua kejadian ini adalah pertandingan di mata Je dan pria itu menganggap dirinya akan selalu menjadi MVP, Je salah besar! Bukankah gelar MVP bisa berubah? Hidup seseorang bisa dijungkirbalikkan dalam sekejap. Anya yakin ia bisa membuat Je sadar dengan kesombongan dan keangkuhannya. Je bukan siapa-siapa tanpa MVP.      Anya sudah bertekad setelah ini ia akan membuktikan bahwa ia bisa membuat Je takluk kepadanya. Anya berjanji pada dirinya sendiri.      Anya menghapus air matanya yang menetes. Untuk apa menangis di had

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD