Aneh Bapak

1810 Words

Julia terbangun, tubuhnya masih telan-jang dengan aroma percin-taan yang masih menguar, dan rasa lelah akibat pertempurannya semalam. Julia terduduk, merabakan tangannya ke sisi ran-jang yang kosong dan menjadi dingin setelah perebahnya sudah meninggalkan tempat itu entah sejak kapan. Julia menjadi pilu. Dibiarkannya air matanya yang kini membelah pipi pucatnya, dan semakin desar saat menyadari Axel telah meninggalkannya dalam keadaan yang seperti ini. Kadang sangat ingin menyalahkan dirinya yang selalu bo-doh dan tak bisa menolak apa pun wujud kenikmatan yang Axel tawarkan. Kenapa dirinya sangat bo-doh dan menjijikkan? Terlalu lelah menangisi diri sendiri, Julia mulai menyeka air matanya dan beranjak ke kamar mandi dengan tubuh yang terlilit selimut tebal miliknya. Menaruh selimut itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD