"Dia akan mengacaukan tempat istirahat tetapi jodoh kalian telah ditentukan untuk menjadi sepasang tuan dan majikannya," lanjut petapa itu menjelaskan kepada wanita cantik jelita tersebut.
"Kalau seperti itu, kapan aku bisa bertemu dengan anak kecil itu, wahai sang petapa," ujarnya tidak sabar untuk membalaskan dendam.
"Iya, kau harus bersabar terlebih dahulu karena pada saat yang telah ditentukan, kamu akan menemukannya nanti," ungkap sang petapa.
"Itulah sekilas tentang gambaran dari ramalan semua yang aku ketahui," ujar wanita cantik jelita tersebut kepada sang anak kecil ini.
"Terus, aku harus membantu kamu seperti bagaimana agar bisa membalaskan dendam kamu?" tanya Dennis kepada bibi tersebut.
"Eh, anak kecil, kau jangan panggil aku dengan sebutan bibi lagi, panggil aku dengan nama saja, Diao Chan," geram Diao Chan dengan ekspresi wajah cemberut.
"Hem, nama kamu adalah Diao Chan, perkenalkan namaku adalah Dennis, Dennis Xian," ujar anak kecil dengan tersenyum.
"Kalau ingin membantuku untuk membalaskan dendam, maka kau harus menjadi kuat terlebih dahulu karena kamu adalah anak yang terdapat didalam legenda," jelas Diao Chan dengan mata yang berbinar.
Akhirnya Dennis keluar dari ruang hampa, yang tadi diisi oleh dirinya dan Diao Chan.
Setelah kejadian yang di dalam ruang hampa tersebut, ia sempat berpikir apa yang dimaksud dengan anak di dalam legenda tetapi karena dia melihat kondisi sangat ayah yang sedang terluka.
Maka ia lebih menolong ayahnya yang sedang kritis karena beberapa tulang rusuk dan punggungnya ada yang patah, tetapi pada saat Dennis kebingungan, sang ibu datang karena ia mendengar suara teriakan suara Cristian yang sedang merintih.
Dengan kemampuan regenerasi yang dimiliki oleh sang ibu, ia langsung mencoba menyembuhkan sang suami yang sedang kritis, dengan menyalurkan Aliran Qi yang ia miliki untuk memperbaiki struktur tulang yang telah retak dan beberapa lagi yang pecah.
"Hai, anakku apa yang sebenarnya terjadi, kenapa ayahmu bisa sampai seperti ini?" tanya Minnie kepada sang anaknya.
"Itu karena ayah sedang melindungi aku terhadap serangan dari makhluk legenda, karena sebelumnya aku telah menganggu istirahat dari sang makhluk legenda," jelas Dennis kepada sang ibundanya.
"Apa...? Qirin? Telah bangkit? Bagaimana bisa kamu membangkitkan makhluk legenda itu?" kaget Minnie mendengar penjelasan dari sang anak tentang bangkitnya
"Iya, ibu, karena tadi aku di bawa oleh Qirin ke alam bawah sadar diriku, disana ia menunjukkan wujud aslinya kepada diriku dan dia juga menjelaskan tentang ramalan yang berhubungan dengan diriku ini, ibu," lanjut sang anak kepada sang ibu yang khawatir.
"Dia tidak bersalah dalam hal ini, sayang, karena memang ini sudah menjadi bukti bahwa anak kita adalah anak yang telah diramalkan untuk menghancurkan kekuatan hitam yang akan segera bangkit kembali," ujar sang ayah ikut menambahkan.
"Apa yang kamu maksud, sayang? Aku tidak mengerti sama sekali dengan apa yang kamu bicarakan, tolong jelaskan apa yang kamu maksud?" tanya Minnie kepada Cristian tujuan dari pembicaraan mereka tentang anaknya.
"Ini sama seperti waktu aku mendapatkan sebuah mimpi, yaitu dimana anak kita bertarung dengan makhluk langka seperti, Qirin dan akhirnya ia bisa memotong kumis yang merupakan pusat dari kekuatannya," ujar Cristian menjelaskan apa yang dia mimpikan.
"Kumis...? Qirin...? Bukankah kumis dia sangat susah untuk dipotong, banyak sekali yang sudah mencoba mengganggunya tetapi hanya beberapa saja yang dapat menemuinya, dari beberapa itu hanya sekitar empat orang saja yang berhasil mencoba untuk memotongnya," ujar sang ibu.
"Tetapi tidak ada satupun dari keempatnya yang dapat memotong kumis Qirin itu, yang ada adalah pedang yang mereka gunakan untuk memotong kumisnya, semuanya pada patah tidak tersisa," lanjut sangat ibu menjelaskan apa yang ia ketahui tentang kumis ajaib sangat makhluk legenda tersebut.
"Jadi inilah yang disebut dengan anak legenda, yaitu anak yang bisa memotong kumis Qirin, dia lah yang menjadi anak legenda dalam ramalan yang diberitahu dari guru kita," ujar Minnie kaget melihat apa yang terjadi bahwa anaknya, dia, sendirilah yang menjadi anak legenda.
"Dennis, jadi kamu yang disebutkan Qirin dalam ramalan itu?" tanya sang ibunya mempertegas kembali kepada anaknya tentang informasi yang telah ia dapatkan.
"Iya ibu, kalau seperti yang diucapkan Ka Diao Chan, aku adalah anak yang di dalam legenda itu, jadi aku disuruh untuk rajin berlatih untuk membantu dia untuk membalaskan dendam sang kakeknya, kurang lebih seperti itulah yang diucapkan oleh Ka Diao Chan kepada diriku ibu," jelas Dennis kepada ibunya.
"Kau memang hebat, sayang, kamu dapat mengalahkan rasa takutmu itu pada saat genting seperti tadi, kalau tidak mungkin ayah sudah tidak berada disini bersamamu," lirih sang ayah mengucapkan kekagumannya kepada sang anak.
"Hah...? Ayah sungguh – sungguh berlebihan dalam memuji diriku ini, ini juga kan berkat latihan pedang dari ayah waktu itu, maka dari itu aku bisa memotong kumis Ka Diao Chan, kalau tidak mana mungkin aku bisa memotong kumisnya dengan kekuatan biasa," jelas sang anak.
"Ayah, ibu, ayo kita pulang saja karena hutan ini mulai sudah tidak aman lg, terlebih ayah yang sedang terluka serius akibat melawan Qirin tadi sehingga dia harus membutuhkan perawatan lebih lanjut," ajak Dennis kepada kedua orang tuanya.
"Kenapa tiba – tiba anakku berbicara seperti itu? Apakah memang ada bahaya yang sedang mengintai kita sekarang?" batin Cristian dalam hati.
Akhirnya mereka berjalan perlahan menuju kerumah dengan posisi Minnie yang memapah Cristian terkena cedera akibat bertarung dengan Qirin untuk melindungi anaknya, Dennis.
Diam – diam di dalam semak – semak ada yang sedang mengawasi keluarga Cristian dari jauh, melihat sejauh mana mereka telah mendapatkan pedang legenda yang sedang ia incar dari kemarin.
"Shit... Aku ternyata telat dalam menjalankan tugas dan lagi – lagi adalah Cristian yang telah merebut untuk mendapatkan pedang yang sedang aku cari dari kemarin, tetapi kali ini aku tidak akan mengalah kembali seperti dahulu," batin Rolland yang sedang marah.
"Tetapi aku sekarang akhirnya tahu, dimana keberadaan keluarga Cristian yang telah menghilang dalam beberapa tahun ke belakang ini. Ternyata mereka sedang bersembunyi di Hutan Ginseng Emas ini," ujar Rolland riang karena sebentar lagi niatnya untuk membalas dendamnya akan terwujud.
Akhirnya Rolland mengikuti mereka menuju ke kediaman mereka tinggal, bukan mendapatkan informasi dimana rumah mereka tetapi ada hal lain yang dia dapatkan, yaitu jurus pedang legendaris yang menjadi sumber kekuatan dari Cristian Wong.
Meskipun dia telah melihat jurus pedang legendaris tetapi dalam pikirannya, ia masih belum mampu mengikutinya karena jurus itu membutuhkan kekuatan yang besar pula, sedangkan kemampuan dia yang sekarang masih kalah jauh dengan Cristian.