51. Reason

1575 Words

Case 51  Ruangan gelap, penuh dengan berbagai barang di sisi sudut ruangan. Pencahayaan pun minin karena pintu dan jendela tertutup rapat. Udara terasa pengap seolah pasokan oksigen terbatas atau itu hanya dirinya seorang yang merasakan karena napas tersenggal, jantung berdebar kencang, keringat dingin bercucuran dan darah memenuhi rongga mulutnya. Pandangan mata kabur karena satu sisi matanya bengkak dan terasa panas. “Heh! Kau pikir berteman dengannya akan selamat? Hah!” Teriakan keras di depan muka yang hampir menangis karena rasa tidak adil hanya bisa mengutuk perbuatan dia dalam hati. “Kau pikir aku takut pada temanmu itu?” Dia kembali menghujami pukulan di wajah. “Akan kuhabisi kau hari ini!” Dia memberi isyarat pada teman-temannya agar melanjutkan mengeroyoki seorang anak yang t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD