Case 50 Kerumunan membubarkan diri saat bel sekolah berbunyi, waktu istirahat telah berakhir. Anak-anak di depan ruang kelas kembali ke kelas masing-masing. Sementara mereka yang bertikai masih berdiri tak bergeming, saling adu tatapan. J memisahkan anak-anak itu yang tampaknya masih memiliki ganjalan emosi tersisa. “Sudah-sudah! Ayo kembali ke tempat duduk kalian masing-masing... Pelajaran selanjutnya segera dimulai, persiapkan diri kalian! Jangan buat keributan lagi sampai guru datang, mengerti?” J tidak bisa terus berada di sana. Ia juga harus segera kembali ke kelasnya. Dalam perjalanan kembali setelah meninggalkan kelas adik tingkatnya, J jadi berpikir panjang tentang ucapan anak bersamalah itu yang sepenuhnya tidak salah. “Mereka adalah musuh! Peristiwa 70 tahun lalu, mencuci ota

