bc

YOUNG MASTER SECRET

book_age18+
16.2K
FOLLOW
134.2K
READ
arranged marriage
arrogant
inspirational
CEO
princess
king
sweet
campus
asexual
like
intro-logo
Blurb

Kabur ke California berharap bisa jauh dari pria yang telah merampas keperawanannya, namun hal itu tidak membuat Beby terlepas dari masalahnya. Los Angelas justru menjadi tempat pertemuannya dengan Roland Gajendra, tak lain pria yang sengaja dihindari oleh Beby. Beby bahkan bekerja di perusahaan yang ternyata pimpinannya adalah Roland Ganjendra. Berkali-kali Beby berusaha menggugurkan bayinya karena tidak ingin memiliki anak dari Roland, namun selalu gagal. Satu triliun yang ditawarkan oleh Roland sebagai imbalan agar Beby tetap mempertahankan kandungan tak lantas membuat Beby tergiur. Kebencian Beby terhadap pria yang telah merusak masa depannya itu telah memuncak.

Di sisi lain, Roland yang didiagnosa mengalami masalah motilitas spermaa yang buruk sehingga akan sulit mendapatkan keturunan, sepenuhnya berharap agar darah dagingnya dipertahankan sampai lahir dan menjadi penerusnya. Terbukti selama ini Stela, tunangannya tidak bisa hamil meski hubungan keduanya sudah seperti suami istri. Sehingga Beby menjadi satu-satunya harapan untuk melahirkan keturunan Roland. Sungguh pria egois.

chap-preview
Free preview
Pria Berarogansi

Hai, aku Emma Shu, salam kenal.

Jangan lupa follow profilku yah, klik aja profilku dan temukan banyak novelku di aplikasi ini.

Follow juga instagramku @emmashu90.

Happy reading!


__________________


Peristiwa buruk terjadi pada Beby beberapa waktu lalu. Saat Beby menjenguk Riana, temannya yang sakit, di rumah mewah itu Beby mengetuk pintu kamar sesaat setelah seorang pembantu menunjukkan kamar Riana. 

Bukan Riana yang membuka pintu kamar, melainkan pria bertubuh sick pack yang bertelanjang d**a, berparas tampan, dengan mata gelap, hidung mancung, bibir merah sensual.  Raut wajah eksotik, khas blasteran Iran – Indonesia. 

Aneh, kenapa Riana membawa laki-laki ke dalam kamarnya?  Begitu pikir beby.

“Apakah di dalam ada Riana?” tanya Beby. 

Pria itu tidak menjawab, justru mengamati penampilan Beby dari ujung kaki ke ujung rambut, masih mengenakan seragam sekolah.  Dan pusat perhatian si pria tertuju ke kancing baju Beby yang tanpa gadis itu sadari bagian atas terbuka, memperlihatkan sesuatu yang sintal dan menonjol di dalamnya.

Menyadari lawan bicaranya bingung atas pertanyaan yang diajukan, Beby mengubah pertanyaannya mengingat nama panggilan Riana di rumah adalah Riri.  “Apa Riri ada di dalam?”

“Masuklah!”  Pria itu menarik lengan Beby.

Gadis itu terseret masuk.  Ia bingung melihat situasi kamar yang jauh dari kata wanita.  Kenapa kamar seorang gadis terlihat lebih mirip kamar laki-laki?  Mulai dari lemari dengan corak gelap, alas kasur yang polos, serta rak sepatu yang menunjukkan sederet rapi susunan sepatu laki-laki.  Lemari kaca berukuran besar memperlihatkan susunan sederet jas mahal di dalamnya.  Semuanya milik laki-laki. 

Beby baru tersadar kalau dia pasti salah kamar.  Lalu kenapa pria itu malah menyeretnya masuk?  Pertanyaan itu terjawab saat ia balik badan, dan terkejut melihat si pria yang tengah menurunkan resleting celana. Beby tidak sedang diperkenankan untuk bertemu dengan Riana, namun pria yang tak lain bernama Roland Gajendra itu justru memanfaatkan situasi. 

Roland melepas celananya dengan gerakan cepat.  Beby mundur ketakutan.  Pria bertubuh gagah itu bergerak cepat meraih tubuh kecil Beby.  Tidak butuh waktu lama untuk membuat tubuh mungil itu terlempar ke kasur dan kini tak sanggup bergerak di bawah kungkungan tubuh Roland di atasnya.  Kedua tangan Beby disatukan ke atas dengan cengkeraman erat, sedangkan kedua kakinya dikunci dengan betis Roland yang terlipat di atas kaki Beby.

Beby baru saja membuka mulut untuk berteriak minta tolong namun Roland sudah lebih dulu mengunci mulutnya dengan ciuman brutal penuh nafsu.

“Mmmmmpth…” Beby benar-benar tidak kuasa melawan.

“Berteriaklah, tidak akan ada yang mendengarmu.  Para pembantu sedang cuti.  Kau hanya berdua bersamaku di rumah besar ini.  Oh ya, ada satu pembantu tapi dia kupingnya agak budek jadi dia tidak akan mendengarmu.”  Suara Roland parau karena pria itu sedang menginginkan sesuatu.

Roland membuka kancing kemeja Beby dengan tergesa-gesa menggunakan satu tangan saja.  Sedangkan tangan lainnya masih setia memegangi kedua tangan Beby yang disatukan ke atas kepala.

Melihat pemandangan di balik kemeja yang telah terbuka.  Roland pun menelan, lalu tanpa sadar ia melepas tangan Beby dan menggunakan kedua tangannya untuk menyentuh sesuatu yang menjadi pemandangannya itu.

Beby menggunakan kesempatan itu untuk mendorong d**a bidang pria itu dengan kuat hingga tubuh Roland tersingkir dari atas Beby.  Segera Beby bangkit bangun dari ranjang.

Roland menarik kemeja Beby dari belakang untuk menahan gadis itu.  Dan tarikannya itu justru membuat kemeja Beby terlepas dengan mudah dari tubuhnya.  Roland melempar kemeja di tangannya ke sembarang arah.  Dia mengejar Beby dan kembali menarik lengan gadis itu, menyeretnya kembali ke kasur.

Tubuh Beby dibaringkan dengan kasar oleh pria itu, hingga posisi Beby kini terbaring di kasur.  Sebelum dia menyadari apa yang terjadi, pria itu tiba-tiba sudah kembali berada di atasnya.

“Lepaskan aku!” pekik Beby panik.  Ia mencium aroma alkohol dari nafas pria di atasnya.  Jantung Beby berdetak sangat kencang merasakan sesuatu yang sangat berat menimpanya. Berbagai bayangan kejadian buruk menyerang kepalanya.

“Diamlah!  Kita nikmati saja, sayang!” 

Beby menjerit dan meronta-ronta minta dilepaskan.  Pria bertubuh gagah dan besar itu menatap Beby dengan sorot nanar, kemudian Roland mengunci bibir Beby.  Ciuman brutal dan penuh kemarahan membuat Beby tak berdaya.  Ia hanya bisa menangis dalam posisi tubuh yang dikunci dengan tubuh Roland, pria yang sedang dalam keadaan setengah mabuk dan frustasi karena kehilangan tender besar di perusahaannya.  Dia melampiaskan kemarahannya dengan cara ini, memaksa wanita.

Habislah dia!  Habislah riwayat mahkotanya!  Setelah ini dia benar-benar menjadi target korban pelecehan sek*ual.  Tidaaaaak… Beby tidak mau kejadian itu menimpanya.  Dia ingin memberikan mahkotanya pada suami sahnya kelak, bukan pada pria yang numpang celup sembarangan begini.

Tuhan… Beri keajaiban.  Setidaknya biarkan Beby melarikan diri dan menyelamatkan satu-satunya kepemilikan paling berharga dalam dirinya.  Atau biarkan pria asing itu mati mendadak, kejang-kejang atau tertimpa rudal nyasar.

Beby tidak kuasa melawan tenaga pria yang kekuatannya tiga kali lipat dibanding dirinya.  Bajunya telah terlepas dari tubuhnya, sepenuhnya dia sadar dan menghujat dalam hati saat pria itu berhasil mengoyak mahkota paling berharga dalam dirinya.

Rasa sakit di tubuh Beby tidak seberapa bila dibandingkan dengan sakit hatinya, mahkota wanitanya direnggut secara paksa.  Dalam kondisi tubuhnya yang sudah lemah tak bertenaga, Rolan memanfaatkan situasi itu untuk melakukan perbuatannya berulang-ulang. 

Rumah mewah itu benar-benar sepi.  Benar kata Roland, tidak ada siapa pun di rumah itu kecuali Beby dan Roland.  Dan pembantu tadi, entah kemana dia. 

Kejadian itu membuat Beby membenci Roland sepenuhnya.  bahkan semakin benci saat tiga buah test pack menunjukkan dua garis merah.  Fix, Beby hamil.  Beby frustasi sampai hampir bunuh diri.  Bahkan hampir menggugurkan bayinya dengan berbagai cara.  Namun tidak berhasil.  Di tengah pahitnya situasi, Beby berhasil melewati ujian.  Berhasil menjalani hari meski suram.


editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Penjara Hati Sang CEO

read
6.8M
bc

LARA CINTAKU

read
1.5M
bc

Hujan, ajarkan aku lupa

read
1.8M
bc

Marriage Agreement

read
578.4K
bc

Merah Hitam Cinta

read
284.9K
bc

LOVE ME

read
759.1K
bc

Cinta Kirana

read
108.2K
dreame logo

Download Dreame APP

download_iosApp Store
google icon
Google Play