Brrrrrrrr…Erick menatap ke luar rumah nya, portal yang berada di luar pagar nya itu bergetar hebat. Ia segera mengambil beberapa butir pengaman lagi,namun ketika hendak menaburkan nya. Erick terhempas, ia menatap sosok yang berhasil menghancurkan pelindung rumah nya. Dengan nafas yang cukup memburu, Ia menatap Xavier yang sedang berdiri di depan rumah nya dengan menyeringai. Xavier menatap sosok yang ada di dalam rumah itu, cukup lama. Hingga Xavier maju dengan seringainya. “Lama sudah berhadapan dengan manusia sampah sepertimu Erick. Kau nampak lebih tua dari hari terakhir aku melihatmu bersama dengan pengikut bodohmu itu. Dan dimana mereka semua? Para pengikut bodohmu itu, apa mereka mereka takut dengan serangan ku?” kekeh Xavier menatap Erick “Untuk apa

