103.Kerja Keras Bagai Kuda

2339 Words

Puput POV. “Ben, buruan beli hand sanitizer, mumpung si kembar tidur, jadi ayah bisa temani Puput. Sekalian beli makanan untuk Puput. Sebentar lagi pasti Puput harus makan” perintah ayah Ino di mulai setelah semua orang bubar dengan rencana mami dan babeh yang akan kembali untuk menemaniku di rumah sakit. Tentu tidak bisa meninggalkan aku hanya dengan bang Ben sementara perutku masih sakit. Nanti siapa yang akan mengurus si kembar??. Ayah Ino tidak mungkin tinggal di rumah sakit, kalo di rumahnya bunda Noni dan mamanya atau enin Sophie hanya berdua saja. Ya ada keluarga papa Eno di rumah sebelah, tapi tetap ayah Ino pasti pulang ke rumah. “Tapi Puput, belum kentut yah….” jawab bang Ben jadi ikutan panggil ayah. “Udah yakin aja yang ayah bilang” jawab ayah Ino. “Okey, sama ayah dulu ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD