104. No Baper

2357 Words

Benjamin POV. Memang benar cing Iwan, jadi laki itu tidak boleh baper atau mesti tega. Apalagi menyangkut soal tanggung jawab pada istri dan anak. Akhirnya aku memutuskan kembali bekerja lagi, setelah sebelumnya mengambil libur untuk menemani Puput pasca melahirkan di rumah sakit. Lalu seminggu kemudian, aku memilih bekerja dari rumah dulu sekalian memastikan kalo memang Puput benar benar bisa aku tinggal kerja lagi nantinya. Ya mau gimana lagi?. Setelah urusan aqiqah si kembar di ambil alih cing Iwan dan cing Neneng sebagai hadiah kelahirannya, lalu biaya rumah sakit jelas sekali di cover kedua mertuaku, tentu aku tidak mungkin tetap berleha leha lalu mengandalkan keluargaku dan Puput untuk kebutuhan si kembar sehari hari, juga di masa depan. Ampun….Andai aku tau harga s**u formula y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD