105. Malah Di Tinggal

2488 Words

Puput POV. Masih aja aku tetap tanyakan keputusan bang Ben berangkat kerja ke kantor lagi, setelah dua minggu kelahiran si kembar. Aslinya sih akunya rela gak rela. Yakan kalo bisa memilih, maunya aku ada bang Ben di rumah terus jadi kalo aku minta tolong atau butuh bantuan, bisa minta tolong bang Ben. Bukan aku tidak bisa minta bantuan atau pertolongan pada mba Tini atau mami mertuaku, mereka berdua mah tanpa di mintain tolong sudah tau gimana caranya menolongku mengurus si kembar dan menolong diriku yang baru melahirkan dan pasca operasi. Cumakan kalo ada suami, mau mengeluh cape atau sekedar minta tolong di ambilkan minum atau sesuatu pasti lebih enak dong. “Bang, gak nanti aja kerja ke kantornya, setelah si kembar 40 hari?” tanyaku saat menemaninya sarapan sekaligus aku ikut sarapan.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD