28.Mungkinkah?

2438 Words

Ben POV. “MINUMNYA SIAP!!!” jerit cing Neneng dari dalam rumah dan menyelamatkan Puput dari ledekan sepupuku dan Riri soal kami yang pacaran. Pacaran dari mana?. Makanya aku tertawa menanggapi ledekan mereka. Tapi Puput pasti malu, dan buat aku malah suka ikutan meledeknya. Gak mungkin juga berani ngambek kalo di depan banyak orang, apalagi di depan keluargaku. “Cing Neneng repot repot” kata Puput. “Lah minum dong. Ayo minum, tar di ledek lagi sama sama nih ABG” kata cing Neneng. Kompak sepupuku tertawa, dan Puput akhirnya minum juga apa yang di buatkan cing Neneng. “Makasih cing Neneng” katanya sopan pad acing Neneng yang berdiri mengawasi sepertiku. “Sama sama geulies” jawab cing Neneng. Tertawalah Puput dengan wajah yang masih memerah karena ledekan tadi. “PASUKAN!!!!” gantian

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD