23. Ospek Ala Abangku

2635 Words

Puput POV. Aku pikir bekerja itu mudah, apalagi di perusahaan keluargaku sendiri. Ternyata….ampun ampunan capenya. Kadang setiap pulang kerja, aku sampai malas makan karena ngantuk sekali, kalo setelah sholat subuh, aku harus langsung bersiap untuk berangkat kerja. Setidaknya sampai seminggu, aku harus berdamai dengan rutinitas baruku. Sampai kalo weekend datang, tepatnya hari sabtu, aku macam tidak punya tulang untuk sekedar bangun tidur lalu keluar kamar. “Put…sarapan dulu, baru tidur lagi. Mama gak akan ganggu” kata mama selalu memaksa dengan alasan takut aku sakit. Ya pasti aku turuti untuk ikut sarapan dulu, baru aku pamit tidur lagi sampai waktu sholat zuhur tiba. Pantas ya dulu mama pun selalu membiarkan bang Noah, bang Aiden dan papaku lanjut tidur lagi di hari weekend. Ternyata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD