Puput POV. Senangnya….ayah Ino sama papa Eno akhirnya datang juga ke rumahku. Udah lama sekali soalnya tidak bertemu semenjak aku menikah. Ya kadang telpon doang tanya kabarku, tapikan tidak bertemu langsung. Tidak bisa peluk peluk gitu juga. Pokoknya aku happy banget deh. Belum lagi ayah Ino bawakan banyak buah buahan yang aku suka. Dari sekian banyak makanan yang bisa di bawa atau di belikan, tentu buah yang akan di pilih oleh ayah Ino. Ya tetap kecuali buah alpukat, karena aku alergi makan buah itu seperti mamaku. “Gak ada alpukatkan??. Jangan makan itu kalo om Nino bawakan juga ya, Neng” kata bang Ben sampai memastikan itu juga. Lupa dia, kalo ayah Ino juga tau segala tentang aku, karena memang seperhatian itu padaku. Dan pada akhirnya, setiap hari aku bisa minum jus buah. Keren ba

