97.Satgas Perawan

2523 Words

Benjamin POV. Gak salah salah Puput bilang, jadi diriku sendiri aja saat menghadapi kedatangan kedua eyangnya ke rumah kami. Asli deh baik banget kedua eyang Puput tuh. Eyang kungnya tegas dan berwibawa sekali, sampai orang orang yang kami temui di mussola dekat rumah kami, mendadak terlihat canggung dan segan saat eyang kung ikutan sholat di mussola. Padahal tidak pakai atribut apa pun selain kopiah putih yang dia pakai saat mau sholat. Tidak kentara juga baju branded yang eyang kung pakai, dan mana mungkin juga orang kampung tau soal harga baju yang di pakai eyang kung. Apalagi jam tangan mahal yang eyang kung pakai. Pakai sandal jepit milikku juga untuk berjalan dari rumah ke mussola. Ini soal aura eyang kung yang memang tidak perlu validasi lagi kalo dia memang konglomerat. “Saya ik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD