“Ini, bacalah, ini adalah surat kuasa agar aku dapat membelamu,” ucap Amelia sambil menyurung kertas tersebut berada tepat di depan wajah Bernard. Tanpa rasa curiga lalu Bernard mengambil kertas tersebut dan membacanya. Setelah membacanya sekilas ia mengangkat wajahnya dengan perlahan. Menahan tubuhnya yang gemetaran hebat dan keringat dingin mengucur dengan derasnya. Amelia tersenyum dengan manis melihat reaksi Bernard, senyuman itu tampak sangat manis seolah Ia adalah pengacara yang akan meringankan hukuman untuk pria putus asa di hadapannya. “Ini adalah surat kematian untukku,” lirih Bernard dengan suara yang hampir tidak terdengar. Tapi tidak dengan telinga Madam yang super tajam, ia mengulum senyum kembali mendengar suara duka Bernard atas dirinya sendiri. Bernard lalu menarik naf

