“Katanya, karena tidak ada juara satu dipegang oleh dua orang. Aku yang saat itu hanya berkecimpung di bidang kesehatan dan tidak memiliki pasukan tentu saja tidak dapat berbuat apa-apa. Asal tetap hidup aman bergelimpang harta dan mewujudkan untuk memiliki orang yang kami cintai maka sudah cukup.” “Hingga suatu ketika, Briana aku periksa. Karena, dia mengalami kegilaan sesaat. Dalam bayangnya Briana percaya jika dia baru saja bercinta dengan Gigas Agashi. Sampai ia menganggap jika Hamira yang merebut Gigas darinya secara brutal.” Joseph masih menerangkan kondisi yang dialami oleh Briana. “Lalu, apa yang terjadi? Apa dia melampiaskan kegilaannya dengan mendatangi mamaku?” Calista masih bersabar menunggu Joseph menceritakan segalanya. “Iya, dia melampiaskan dengan membunuh tiga puluh ora

